Butuh GPS Tracker Mobil & Motor Armada Rental Bali? MasartaTracker.com

Siapa yang tidak mengenal Bali, salah satu tujuan wisata paling populer di dunia. Pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Bali memang sangat tinggi, banyak pengusaha yang berinvestasi atau membuka bisnis armada rental untuk memenuhi permintaan wisatawan.

Menjelajahi bali tidak cukup dilakukan hanya satu hari. Setelah puas bersenang-senang di pantai kuta, perjalanan bisa dilanjutkan dengan mengelilingi sanur, ubud, dan nusa dua.

Oleh karenanya, keberadaan rental motor atau mobil di Bali sangat dibutuhkan untuk mengakomodasi perjalanan wisata di Bali.

gps-tracker-bali

Anda yang memiliki rencana membuka usaha rental kendaraan, dan telah memiliki unit, wajib melengkapi dengan GPS Tracker kami.

Dengan GPS Tracker, Anda sebagai pemilik tidak perlu khawatir unit kendaraan akan dibawa kabur, karena setiap saat bisa mengawasi dan melakukan pelacakan kendaraan melalui alat pelacak yang terpasang.

Masarta GPS Tracker Bali tersedia produk GPS dengan kualitas bagus yang dijual dengan harga yang kompetitif, perangkat kami mampu membantu mengawasi dan memberikan kontrol sepenuhnya atas armada rental tanpa perlu diketahui oleh pelanggan.

Apa Saja Keunggulan GPS Tracker Kami?

Untuk memenuhi kebutuhan Anda, kami menawarkan produk unggulan yang akan mengetahui keberadaan kendaraan setiap waktu secara akurat, Anda cukup melakukannya dari aplikasi saja.

Berikut ini beberapa keunggulan GPS Tracker yang kami tawarkan:

  • Mampu mengetahui riwayat perjalanan. Ketahui kemana kendaraan Anda dibawa pergi selama 90 hari kebelakang.
  • Melacak posisi dengan akurat secara realtime
  • Fitur mematikan mesin dari jauh. Apabila kendaraan Anda dibawa oleh orang yang tidak dikenal, Anda bisa melakukan tindakan dengan mengirim perintah mematikan mesin.
  • Notifikasi batasan kecepatan. Anda bisa mengetahui apakah kendaraan rental dibawa dengan aman, atau ugal-ugalan.

Untuk informasi lebih lengkap terkait produk kami, Anda bisa menghubungi

WA : 0822 3696 9636 (Muhamad Arief Hartawan)